Model Transportasi Supply Chain

logistik indonesia

Model Transportasi Supply Chain

Teknik Pengelolaan Distribusi Melalui Model Transportasi Supply Chain

Model Transportasi Supply Chain

Sebelum proses pengiriman barang dilakukan, diperlukan teknik pengelolaan pendistribusian persediaan agar proses distribusi berjalan dengan baik. Untuk mengatasinya maka digunakan Distribution Requirement Planning (DRP) agar pengiriman dapat ditentukan dengan baik. DRP digunakan untuk mengelola persediaan terutama pada bagian pengiriman. Oleh karena itu, dengan adanya DRP suatu perusahaan dapat menyeimbangkan jumlah pasokan material dengan kebutuhan produksi. Selain itu, pengiriman persediaan kepada pelanggan pun dapat dilakukan dengan efektif. Dengan DRP diharapkan perusahaan dapat melakukan penghematan biaya logistik melalui perencanaan kapasitas transportasi dan penugasan pengiriman yang efektif dan efisien.

Transportation Problem

Masalah transportasi selalu ada dalam proses pengiriman barang. Beberapa penyebabnya seperti masalah cuaca, kualitas jalan yang tidak memenuhi standar, kepadatan kendaraan di jalan, dll. Tingginya gelombang adalah pengaruh cuaca yang menjadi masalah bagi pengiriman barang melalui jalur laut (by sea).  Solusinya adalah memperhitungkan perkiraan cuaca yang baik dan alternatif pengiriman barang melalui jalur lain. Jarak dan kapasitas penyimpanan terhadap gudang yang akan dituju juga harus diperhatikan.

Penentuan Rute Armada

Rute terpendek bukanlah hal utama yang perlu diperhatikan. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kapasitas gudang. Orang selalu salah kaprah dengan mendahulukan faktor jarak sebagai dasar pengiriman barang. Pemilihan rute juga harus memperhatikan banyak hal seperti jarak, waktu tempuh, BBM atau keamanan rute perjalanan. Pemahaman karakteristik rute dapat dipahami agar tidak menimbulkan biaya penyimpanan yang membengkak akibat barang terlalu lama disimpan digudang penyimpanan.

Pemilihan Moda Transportasi

Fungsi utama transport adalah mengantarkan barang dengan cepat dan tepat waktu. Salah satu faktor yang mempengaruhi pemilihan transport adalah biaya. Yaitu mencari transport dengan biaya murah tetapi dapat diandalkan, memiliki kecepatan maksimal dan tepat waktu. Keterlambatan pengiriman menjadi suatu hal yang harus dihindari karena menyangkut ketepatan waktu yang disukai konsumen atau pengguna barang.

Penentuan Lokasi Fasilitas

Tahapan terakhir dalam sistem logistik dan rantai pasok adalah bagaimana menentukan lokasi fasilitas untuk tempat penyimpanan produk yang akan dijual ke konsumen. Alasannya karena tidak setiap waktu konsumen selalu membeli produk yang sama. Penyedia barang atau distributor akan selalu menyediakan keperluan konsumen walaupun konsumen tidak memerlukan produk tersebut karena kebutuhan konsumen yang selalu berubah-ubah terhadap waktu. Dengan kata lain, perlu dipersiapkan tempat untuk stok barang jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.