Kesalahan Saat Mengoperasikan Forklift

kecelakaanforklift

Kesalahan saat mengoperasikan forklift

Kesalahan Saat Mengoperasikan Forklift dan Tips / Cara Menghindarinya

Kesalahan saat mengoperasikan forklift

Sumber Gambar : forkliftnation.com

Di pergudangan dan logistik, forklift merupakan peralatan vital penunjang produktivitas. Forklift digunakan untuk mengangkat barang berat. Forklift sangat membantu pekerjaan, namun dapat juga membahayakan jika tidak dioperasikan secara hati-hati. Menurut data dari WorkSafe Victoria, kecelakaan kerja akibat forklift masih terbilang tinggi. Kecelakaan forklift yang terjadi paling sering melibatkan pejalan kaki, forklift tumbang, operator jatuh dari forklift, operator tertimpa beban, hingga tabrakan. Tercatat sebanyak 23 operator tewas dan sekitar 500 lainnya mengalami cedera ringan akibat tabrakan kendaraan di tempat kerja.

Keselamatan forklift sangat penting dan harus diperhatikan oleh operator. Berikut kesalahan fatal pengoperasian forklift yang sering terjadi dan cara menghindarinya.

  1. Operator kurang memahami kapasitas beban forklift
    Kelebihan beban mengakibatkan forklift berjalan tidak stabil. Forklift bisa terguling dan bisa menabrak benda atau pejalan kaki di sekitar area kerja.
    Saran : Operator harus memahami kapasitan beban maksimum pada setiap forklift
  2. Operator kurang memahami rute forklift
    Rute dan hambatan sering kali tidak diperhatikan. Seperti saat melewati area yang banyak tumpukan palet, area sempit, area yang dilalui pejalan kaki, hingga kondisi jalur forklift yang tidak rata. Kurangnya pemahaman ini bisa berakibat fatal bagi operator dan pekerja lain, seperti risiko tabrakan atau forklift menyenggol barang.
    Saran : Jaga jarak aman sekitar 3 meter antara forklift dengan pejalan kaki atau dengan pengendara forklift lain. Pastikan Anda yakin dan berada di jalur yang tepat saat melewati area sempit serta turunkan kecepatan saat hendak melewati tikungan atau masuk dan keluar pintu.
  3. Ceroboh saat mengangkut pallet
    Kecerobohan saat mengangkat, memindahkan, hingga menurunkan palet yang tidak sesuai dengan standar dapat mengakibatkan palet jatuh, forklift terguling, bahkan merusak rak penyimpanan.
    Saran : Berhati-hatilah ketika memindahkan palet karena rentan jatuh dan memengaruhi manuver Anda. Perhatikan juga beban palet yang diangkat. Posisikan tiang garpu condong ke belakang, sehingga beban tersandar pada penumpu beban. Pastikan beban yang dibawa serendah mungkin dengan jalan/ lantai, sekitar 15 cm.
  4. Kurang komunikasi saat mengoperasikan forklift
    Minimnya komunikasi dan kewaspadaan pekerja, bisa mengakibatkan risiko tabrakan atau menabrak pekerja lain.
    Saran : Beritahu pekerja lain di sekitar area kerja bahwa Anda akan mengoperasikan forklift. Hindari mengoperasikan forklift dengan cepat dan jaga jarak forklift dengan pejalan kaki dan kendaraan lain saat beroperasi.

    Tips / Saran Menghindari Kesalahan Saat Mengoperasikan Forklift – 3PL

  5. Terpeleset saat naik dan turun dari forklift
    Menurut ahli K3, terpeleset dan terjatuh merupakan penyebab kecelakaan paling umum di tempat kerja.
    Saran : Pastikan Anda mengenakan sepatu yang tepat dan tidak licin sebelum mengoperasikan forklift. Lakukan three point contact saat naik dan turun dari forklift. Anda dapat memegang handle dekat setir forklift, sementara tangan yang satunya lagi memegang jok forklift. Cara ini dapat mencegah Anda dari risiko terpeleset saat naik dan turun dari forklift.
  6. Kehabisan baterai, solar atau cairan hidrolik
    Kejadian ini tidak begitu berbahaya saat forklift berjalan pada permukaan yang datar. Namun bisa sangat berbahaya saat berada di tanjakan atau permukaan yang tidak rata, apalagi jika membawa muatan.
    Tips / Saran : Lakukan pengecekan secara rutin dan sebelum forklift dioperasikan.
  7. Lupa melakukan pengecekan forklift
    Forklift bisa jadi membahayakan jika tidak dilakukan pengecekan secara rutin dan seorang operator memiliki tanggung jawab atas hal itu.
    Saran : Forklift harus menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum dioperasikan. Lakukan perawatan dan perbaikan rutin pada forklift untuk memastikan kondisi forklift akan selalu aman.
  8. Melebihi kecepatan yang dianjurkan
    Mengoperasikan forklift dengan cepat dan ugal-ugalan membuat forklift sulit dikendalikan. Hal ini akan membahayakan diri Anda dan orang lain. Forklift bisa saja hilang keseimbangan dan terguling, lalu Anda tertimpa beban atau forklift menimpa pekerja lain.
    Saran : Perhatikan batas kecepatan mengendarai forklift. Jangan bercanda saat mengoperasikan forklift dan jangan saling mendahului dengan kendaraain lain, terutama di tikungan dan lokasi kerja dengan pandangan terhalang.
  9. Memarkir forklift sembarangan
    Memarkirkan forklift secara sembarangan bisa membahayakan area sekitar.
    Saran : Jika akan meninggalkan forklift, sebaiknya :

    • Parkir di tempat aman dan rata
    • Posisikan garpu serendah mungkin untuk meminimalkan resiko orang lain tersandung garpu forklift
    • Pasang rem tangan dan ganjal bila perlu
    • Matikan mesin dan cabut kunci kontaknya
  10. Penyalahgunaan forklift
    Penggunaan forklift yang tidak sesuai dengan peruntukkannya bisa membahayakan kondisi Anda sendiri dan orang lain
    Saran : Hindari bercanda dan ugal-ugalan saat mengoperasikan forklift. Jangan gunakan forklift untuk tujuan apapun, seperti mengangkut penumpang atau menggunakan forklift untuk menaikkan orang bekerja di atas. Ingatlah, forklift bukanlah lift.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Selalu utamakan keselamatan kerja. Safety first. Salam.

Sumber : safetysign.co.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.