Posts By :

Admin

img_0022

Jasa Sewa Gudang Warehouse

Jasa sewa gudang warehouse –

Tiga Permata Logistik melayani jasa sewa gudang warehouse, manajemen pergudangan dan distribusi

jasa sewa gudang warehouse

PT. Tiga Permata Logistik (3PL) merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang manajemen pergudangan dan distribusi. Sebagai perusahaan logistik, 3PL memiliki area pergudangan yang cukup strategis dengan ukuran yang luas. Lokasi gudang 3PL berada di Jakarta dan Surabaya. 3PL menawarkan jasa sewa gudang warehouse sekaligus jasa manajemen pergudangan dan distribusi dengan kualitas pelayanan yang baik.

Tenaga kerja di 3PL sudah berpengalaman di bidang manajemen pergudangan dan logistik. Staff 3PL sangat profesional dalam menangani barang-barang client. Setiap tindakan selalu dilakukan sesuai dengan SOP yang tepat. Kondisi barang client yang disimpan di dalam gudang selalu dipantau dan dipastikan keamanannya.

Selain menawarkan jasa sewa gudang warehouse, jasa manajemen pergudangan dan distribusi, 3PL juga melayani jasa pindahan (relokasi) dan jasa sewa truk. Khusus di Surabaya, 3PL melayani jasa penyimpanan barang (personal storage) dalam box plastik kontainer. Jumlah box dan lamanya jangka waktu penyimpanan dapat ditentukan sendiri secara online. Boxku dilengkapi dengan sepasang segel pengaman di setiap box penyimpanannya.

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Surabaya :

  • Jl Raya Waru KM 15 Aloha – Sidoarjo
  •  Support Phone: 031 853 3130
  •  E mails: info@3permata.co.id

Jakarta :

  •  Jl. Husein Sastranegara 81 Benda – Tangerang
  •  Support Phone: 021 2252 2573
  •  E mails: info@3permata.co.id

Semarang :

  •  Ruko Ngaliyan Baru / Ruko B – Jl. Prof. Hamka No.110 Ngaliyan – Semarang
  •  Support Phone: 024 – 761 7353
  •  E mails: info@3permata.co.id

manajemen dan pengelolaan inventory

Kegunaan Gudang dan 4 Alasan Pentingnya Pergudangan

Tiga Permata Logistik Melayani Jasa Sewa Gudang dan Manajemen Pergudangan di Jakarta, Semarang, Surabaya

Gudang tidak dapat terlepas dari serangkaian kegiatan logistik. Gudang sendiri memiliki fungsi atau kegunaan yang cukup penting, tidak hanya sebatas tempat penyimpanan barang. Banyak aktifitas yang terjadi disana. Apa saja kegunaan gudang dan alasan apa yang menjadikan pergudangan menjadi penting? Berikut ulasannya.

Kegunaan Gudang / Warehouse

  1. Inbound consolidation, dimana barang-barang yang akan diproses, dikonsolidasikan terlebih dahulu didalam warehouse sebelum masuk kedalam proses produksi
  2. Goods In Process (product mixing), dari pabrik-pabrik dilokasi yang berbeda dikonsolidasikan di dalam suatu gudang / warehouse untuk dirakit terlebih dahulu sebelum didistribusikan ke pasar
  3. Outbound Consolidation, barang-barang yang diproduksi di pabrik-pabrik yang terletak dilokasi berbeda, dikonsolidasikan sebelum di serahkan kepada para pelanggan
  4. Outbound Dispertion (break bulk), barang-barang yang telah dihasilkan disuatu pabrik dimasukan ke dalam gudang / warehouse untuk dibagi-bagi kedalam volume yang lebih kecil sebelum didistribusikan kepasar atau para pelanggan

gudang

4 Alasan Pentingnya Pergudangan

  1. Transportation-Pruduction Cost Reduction
    Gudang mempunyai peranan penting di dalam proses pengendalian dan pengurangan biaya transportasi dan produksi, pada dasarnya gudang yang selalu dikaitkan dengan proses persdiaan barang menimbulkan tambahan biaya tersendiri bagi barang yang didistribusikan.
  1. Coordination of supply and demand
    Gudang berfungsi salah satunya adalah sebagai unsur koordinasi antara penawaran dan permintaan, volume permintaan tidak selalu dapat diproyeksi secara relative akuarat sedangkan proses produksi harus dilakukan untuk menghasilkan suatu volume tertentu.
  1. Production considerations
    Proses produksi untuk barang-barang dengan klasifikasi dan karakterisik tertentu membutuhkan gudang untuk menekan biaya produksi maupun untuk melengkapi proses akhir produksi barang.
  1. Marketing considerations
    Barang dengan tipe, klasifikasi dan karakteristik tertentu menuntut harus siap tersedia dipasar, agar pasokan barang tersebut dipasar tidak terhenti

PT. Tiga Permata Logistik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manajemen pergudangan dan distribusi. Kantor kami saat ini berada di 3 kota, yaitu di Jakarta, Semarang dan Surabaya. Kami memiliki area pergudangan dengan lokasi strategis yang siap untuk disewa beserta manajemen pergudangannya. 3PL siap untuk mensupport kebutuhan logistik dan distribusi Anda dengan pelayanan yang maksimal.

upload

Manajemen Gudang : Prinsip Dasar dan Manfaat

Manajemen gudang menjadi bagian yang cukup penting dalam sebuah aktivitas logistik. Prinsip-prinsip dasar tersebut dapat mempermudah pengelolaan logistik. Selain itu, ternyata banyak manfaat dari pergudangan itu sendiri. Apa saja prinsip dasar itu dan apa saja manfaat dari pergudangan? Berikut ini jawabannya.

Tiga Permata Logistik melayani jasa sewa gudang dan manajemen gudang (warehouse management) di Jakarta, Semarang dan Surabaya

Prinsip dasar manajemen gudang :

  1. Kualitas barang dapat dipertahankan
  2. Barang terhindar dari kerusakan fisik
  3. Pencarian barang menjadi lebih cepat dan mudah
  4. Barang terhindar dari pencurian

Manfaat Pergudangan :

  1. Terjaganya kualitas dan kuantitas logistik dan peralatan
  2. Logistik dan peralatan tertata dengan baik dan rapi
  3. Adanya peningkatan pelayanan pendistribusian
  4. Tersedianya data dan informasi yang lebih akurat, aktual dan akuntabel
  5. Kemudahan akses dalam pengendalian dan pengawasan
  6. Tertib administrasi

Tiga Permata Logistik merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang manajemen pergudangan (warehouse manajemen) dan distribusi. 3PL cukup berpengalaman dalam pengelolaan manajemen pergudangan. 3PL menerima jasa sewa gudang harian, bulanan dan tahunan. Hubungi kami untuk informasi lebih kanjut.

manajemen gudang

Alamat Kantor :

Surabaya : Jl. Raya Waru KM.15, Aloha, Gedangan, Sidoarjo. Phone : (031)853 3130

Jakarta : Jl. Husein Sastranegara 81, Benda Tangerang. Phone : (021) 225 225 73

Semarang : Ruko B, Jl. Prof. Hamka No.110 Ngaliyan Baru . Phone : (024)761 7353

Email : info@3permata.co.id

Website : www.3pl.co.id

warehouse management system

Jasa Manajemen Pergudangan / Warehouse Management 3PL

Jasa Manajemen Pergudangan Tiga Permata Logistik

Jasa manajemen pergudangan – Gudang merupakan fasilitas khusus yang bersifat tetap. Gudang dirancang untuk membantu mencapai target tingkat pelayanan yang baik dengan total biaya paling rendah. Gudang juga merupakan sebuah system logistic dari perusahaan. Fungsinya untuk menyimpan produk dan menyediakan informasi mengenai status serta kondisi produk yang disimpan sampai barang tersebut diminta sesuai jadwal.

Manajemen pergudangan merupakan tatanan untuk mengelola pergudangan agar barang-barang tetap tersimpan dalam kondisi baik. Selain pengelolaan gudang juga meliputi pendistribusian barang pada spesifikasi dan jumlah yang tepat kepada peminta atau penerima.

jasa manajemen pergudangan

Pergudangan Logistik

Fungsi dasar manajemen gudang :

  1. Receiving, penerimaan barang
  2. Inspection anda quality control, melakukan pemeriksaan kebenaran barang yang diterima, kesesuaian dengan pesanan dan pemeriksaan spesifikasi barang
  3. Repackaging, pengepakan ulang
  4. Put away, menempatkan barang yang baru datang di rak atau lokasi penempatan barang
  5. Storage, menyimpan dan menjaga barang hingga diperlukan
  6. Order picking, mengambil barang dari rak penempatan sesuai dengan penerimaan yang diterima
  7. Postponement, mengepak barang di dalam box untuk kemudahan dalam material handling
  8. Packing and shipping, melakukan pengecekan kebenaran dan kelengkapan pesanan. Melakukan pengepakan barang dan membuat dokumen packing list. Menyiapkan container unutk shipping. Menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk timbang dan muat ke dalam truk container.
  9. Cross docking, melakukan pengiriman barang sebelum barang dibongkar di gudang. Barang yang diterima langsung dikirimkan ke pelanggan.
  10. Replenishing, pemesanan kembali jika stock sudah sampai batas minimum yang ditetapkan.

Tiga Permata Logistik (3PL) saat ini melayani jasa sewa gudang serta manajemen pergudangan. Lokasi gudang kami cukup strategis, dekat dengan bandara dan akses tol. Kami memiliki area kurang lebih 11.000 m2 di area Waru Sidoarjo, dekat dengan Bandara Juanda. Gudang kami yang lain berada di pergudangan 88, Sedati.

Kami memiliki tenaga kerja yang terlatih dan cukup berpengalaman di bidang logistik. Hubungi kami untuk support kebutuhan logistik Anda. Kami menawarkan harga yang cukup menarik untuk sewa gudang harian, bulanan maupun tahunan. Selain manajemen pergudangan, kami juga melayani jasa pindahan dan sewa truk.

warehouse management system

Strategi Distribusi Logistik

strategi distribusi

Saluran Distribusi

strategi distribusi merupakan hal penting dalam manajemen distribusi dan transportasi. Sebelum membahasnya, kit apahami dulu saluran distribusi.

Keputusan mengenai saluran distribusi pemasaran merupakan keputusan penting dalam sebuah manajemen. Saluran yang dipilih akan mempengaruhi keputusan pemasaran yang lainnya. Kesalahan dalam memilih saluran distribusi dapat menghambat penyaluran barang atau jasa.

Menurut Kotler, saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan yang memiliki hak pemilikan atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen.

strategi distribusi

Strategi Distribusi

Pada umumnya, terdapat tiga strategi distribusi yang umum diterapkan. Ketiga strategi distribusi tersebut meliputi direct shipment, warehousing dan cross docking. Berikut keunggulan dan tantangannya dikutip dari centerscm.org.

  1. Strategi Direct Shipping

Direct shipping merupakan pelayanan point-to-point dengan menghilangkan fasilitas antara. Misalnya adalah gudang dan distribution center. DSD (Direct Store Delivery) ialah pabrik mengirim barang langsung ke outlet retail. Karakteristik direct shipping meliputi barang yang mudah rusak, barang dengan volume besar atau produk spesial.

Keunggulan :

  • Inventori dalam supply chain lebih sedikit
  • Penangangan (handling) dan kemungkinan kerusakan produk lebih kecil
  • Waktu dari produksi sampai ke toko lebih cepat
  • Kategori DSD termasuk yang paling menguntungkan di toko
  • Keakuratan lebih baik, invoice sesuai dengan bukti penerimaan, produk yang tepat masuk ke toko

Tantangan :

  • Personel toko menjadi lebih sibuk. Kiriman, berkas-berkas dan aktivitas lebih banyak
  • Kemungkinan untuk menyebar resiko lebih kecil
  • Tidak ada safety stock jika ada permasalahan dengan supplier
  • Biaya transportasi bisa lebih tinggi
  • Perusahaan manufaktur bisa mengeluarkan biaya yang lebih karena harus mengambil/mengirim ke masing-masing toko
  1. Strategi Warehousing

Warehousing adalah produk disimpan terlebih dahulu di gudang atau pusat distribusi sebelum dikirim ke toko. Karakteristik barang dengan direct shipping meliputi barang yang tahan lama, barang dengan volume besar, produk dengan resiko tinggi (masalah supply dan permintaan yang tidak pasti).

Keunggulan :

  • Pengaman terhadap masalah-masalah supplier
  • Pengaman terhadap permintaan dalam jumlah besar yang mendadak
  • Biaya transportasi mungkin lebih kecil karena barang-barang dapat digabungkan untuk mencapai volume yang ekonomis

Tantangan :

  • Tingkat inventori di dalam supply chain lebih tinggi
  • Biaya penanganan (handling) lebih tinggi
  • Biaya tenaga kerja lebih tinggi
  • Biaya fasilitas lebih tinggi
  • Kemungkinan kerusakan barang karena kesalahan penanganan atau penyimpanan lebih tingi
  1. Strategi Cross Docking

Cross-docking merupakan proses memindahkan produk langsung dari dermaga/tempat penerimaan ke dermaga/tempat pengiriman – tanpa penyimpanan sementara. Pengguna cross-docking, meliputi toko serba ada, toko bahan pokok, perusahaan truk LTL, air cargo carriers. Karakteristik barang cross-docking adalah barang musiman, barang-barang promosi, store specific pallets dan item dengan volume tinggi.

Keunggulan :

  • Mempercepat aliran produk dari supplier ke toko
  • Menghilangkan buruh dari proses
  • Mengurangi inventory barang jadi dalam sistem
  • Mengurangi kebutuhan terhadap fasilitas distribusi

Tantangan :

  • Memerlukan kapabilitas IT dan pembagian informasi secara real-time yang baik
  • Membutuhkan kerjasama dan ketepatan keputusan dari pembeli
  • Mungkin memerlukan tata letak fasilitas yang baru, peralatan bar code scanning, dan Warehouse Management System
  • Memastikan visibilitas produk selama produk tersebut bergerak dalam sistem
Manajemen Distribusi

Manajemen Distribusi dan Transportasi Logistik

Manajemen Distribusi

Fungsi Dasar Manajemen Distribusi dan Transportasi

Manajemen Distribusi – Fungsi dasar dari manajemen distribusi dan transportasi meliputi hal-hal sebagai berikut :

  1. Melakukan segmentasi dan menentukan target service level
  2. Menentukan mode transportasi yang akan digunakan
  3. Melakukan konsolidasi Informasi dan pengiriman
  4. Melakukan penjadwalan dan menentukan rute pengiriman
  5. Memberikan layanan nilai tambah
  6. Menyimpan persediaan
  7. Menangani pengembalian (return)

Strategi Distribusi

Umumnya terdapat tiga strategi distribusi yang sering diterapkan. Ketiga strategi tersebut meliputi Direct Shipment, Warehousing, dan Cross – Docking.

  1. Strategi Direct Shipment

Direct shipping adalah  pelayanan point-to-point dengan menghilangkan fasilitas antara misalnya gudang dan distribution center. DSD (Direct Store Delivery) ialah pabrik mengirim barang langsung ke outlet retail. Kandidat direct shipping meliputi barang yang mudah rusak, barang dengan volume besar, produk special.

  1. Strategi Warehousing

Warehousing adalah produk disimpan terlebih dahulu di gudang/distribution center sebelum dikirim ke toko. Pengguna warehousing seperti toko-toko yang menjual produk khusus (toko buku, pakaian dll). Kandidat direct shipping meliputi barang yang tahan lama, barang dengan volume besar atau bulky, produk dengan resiko tinggi (masalah supply dan permintaan yang tidak pasti).

  1. Strategi Cross – Docking

Cross-docking ialah proses memindahkan produk langsung dari dermaga/tempat penerimaan ke dermaga/tempat pengiriman – tanpa penyimpanan sementara. Pengguna cross-docking, meliputi toko serba ada, toko bahan pokok, perusahaan truk LTL, air cargo carriers. Kandidat dalam cross-docking ialah item musiman, barang-barang promosi, store specific pallets, item dengan volume tinggi.

warehouse indonesia

Jenis Pelayanan Tiga Permata Logistik

warehouse indonesiaJenis pelayanan tiga permata logistik – Tiga Permata Logistik (3PL) merupakan perusahaan penyedia jasa logistik, manajemen pergudangan dan transportasi. Kantor pusat 3PL berada di Jl. Raya Waru KM.15 Aloha, Gedangan, Sidoarjo dan memiliki dua kantor cabang yang saat ini berada di Jakarta dan Semarang.

Jenis Pelayanan Tiga Permata Logistik : Jasa Logistik, Manajemen Pergudangan dan Transportasi

Penyedia jasa logistik merupakan perusahaan yang menyediakan transportasi dan pergudangan secara berbayar. Penyedia Jasa Logistik (Logistics Service Provider) merupakan institusi yang menyediakan jasa pengiriman barang dari tempat asal barang ke tempat tujuannya dan jasa penyimpanan barang (pergudangan). Barang bisa berasal dari produsen, pemasok atau penyalur, sedangkan tempat tujuan bisa konsumen, penyalur atau produsen.

Tiga Permata Logistik juga melayani jasa manajemen dan pengelolaan pergudangan hingga ke distribusi. Tiga Permata Logistik memiliki area pergudangan yang cukup strategis sehingga dapat menunjang proses pendistribusian barang. Lokasi ini di dukung dengan kemudahan akses jalan menuju tol dan bandara. Pergudangan 3PL dilengkapi juga dengan sistem keamanan 24 jam dan tentu saja harga cukup fleksibel.

Sebagai perusahaan logistik, 3PL juga melayani persewaan truk dan pendistribusian barang melalui darat, laut dan udara. 3PL memiliki kelengkapan jenis armada transportasi yang sering digunakan untuk pengiriman atau pendistribusian barang. Diantaranya truk engkel, truk fuso bak, wing box, tronton, dll.

Pilihan jenis transportasi yang tepat cukup efektif untuk pendistribusian barang yang memiliki ukuran besar baik dari berat aktual maupun volumetrik. Selain itu juga cocok untuk pengiriman barang-barang yang membutuhkan penanganan khusus seperti sepeda motor. Cara menghitung berat barang bisa dilihat disini.

Selain jenis-jenis layanan di atas, Tiga Permata Logistik juga menyediakan jasa pindahan / relokasi dengan nama Jasapindah.id.  3PL melayani berbagai aktivitas pindahan seperti pindahan rumah, kantor, apartemen, ruko, gudang, dll. Anda dapat menghitung sendiri estimasi biaya pindahan Anda di website tersebut. Kami juga menyediakan layanan survei pindahan secara gratis untuk perhitungan estimasi yang lebih akurat dari team relokasi kami.

Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran harga yang menarik dari 3PL pada nomor yang tertera di bawah ini.

Jenis Pelayanan Tiga Permata Logistik

logistik indonesia

Manajemen Transportasi dan Logistik

Manajemen Transportasi dan Logistik

Manajemen Transportasi dan Logistik

Manajemen transportasi dan Logistik merupakan salah satu jasa dari PT. Tiga Permata Logistik (3PL). Saat ini 3PL melayani jasa logistik, manajemen pergudangan dan transportasi. Dengan sistem partnership yang di lakukan oleh 3PL, kami memiliki Tiga gudang yang terletak di daerah Jakarta, dan banyak gudang lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sistem manajemen transportasi adalah rangkaian sistem yang dipasang pada kendaraan agar dapat dilacak oleh pemilik kendaraan atau pihak ketiga lainnya. Sistem pelacakan kendaraan modern umumnya menggunakan GPS  untuk menentukan lokasi kendaraan.

Dalam manajemen armada, pelacak posisi kendaraan ini membantu para manajer armada menjadi lebih mudah dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan armada mereka, selain itu bisa pula diketahui biaya perawatan setiap kendaraan setiap kilometer ataupun konsumsi bahan bakar setiap kendaraan.

Aplikasi di logistik digunakan untuk melakukan efisiensi dalam rute ataupun percepatan penurunan/pengangkutan muatan. Dengan fasilitas ini, maka pengawas bisa mengetahui lebih awal adanya armada yang akan masuk gudang, sehingga bisa mempersiapkan pelaksanaan bongkar muat lebih dini.

Pelanggan kami bisa memeriksa status kargo pengiriman dengan menggunakan sistem tracking kami. Selain itu 3PL memiliki sendiri fasilitas gudang yang dilengkapi dengan sistem rak yang memberikan perlindungan keamanan terhadap barang anda secara maksimal, sekaligus meminimalkan kebutuhan akan ruang penyimpanan.

3PL menjadi salah satu penyedia jasa supply chain solution yang memiliki sistem manajemen gudang dengan teknologi terkini. 3PL juga mengembangkan piranti lunak COBRA (Customize Online Barcode Realtime Automation system). COBRA menggunakan sistem kode bar (barcode) yang unik untuk keperluan tracking, baik di dalam gudang maupun dalam proses transport. Selain itu COBRA juga memberikan laporan inventori secara real time kepada pelanggan dimanapun dan kapanpun.

Selain hal diatas, keamanan adalah prioritas utama dari 3PL, dan kami bangga dengan reputasi kami dalam hal keamanan. Hal tersebut tidak lepas dari sistem keamanan yang kami kembangkan sendiri sehingga mampu untuk memberikan hasil yang maksimal kepada setiap pelanggan

Cara Mengelola Manajemen Pergudangan Logistik

Cara Mengelola Manajemen Pergudangan Logistik

Jasa Pergudangn 3PL

Manajemen Pergudangan Logistik

Cara Mengelola Manajemen Pergudangan Logistik – Manajemen warehouse juga sering disebut manajemen gudang. Lokasi kerja manajemen warehouse umumnya berada di dalam warehouse itu sendiri. Sedangkan gudang merupakan tempat penyimpanan barang sementara. Sistem manajemen gudang atau manajemen warehouse ini diartikan sebagai pengelolaan dari aktifitas yang saling berhubungan untuk melakukan penyimpanan barang sementara.

Kegiatan penyimpanan barang sementara ini terbagi atas penerimaan bahan laku / barang dari pemasok, handling barang dan pengeluaran barang ke tujuan lokasi produksi. Kegiatan manajemen warehouse terdiri dari beberapa kegiatan sederhana di dalam gudang yang terbagi menjadi :

  1. Kegiatan Administrasi

Kegiatan administrasi merupakan kegiatan dalam mengatur seluruh pengeluaran dan pemasukan dana pada setiap perusahaan. Arus pengeluaran dan pemasukan dana tersebut selalu diupayakan untuk dicatat demi memudahkan pengembangan perusahaan yang berkaitan dengan manajemen warehouse.

  1. Penerimaan Barang

Kegiatan penerimaan barang diatur sepenuhnya untuk memetakan besaran dana dan produk yang diperoleh oleh perusahaan.

  1. Penyimpanan Barang

Barang yang masuk dalam gudang perusahaan diupayakan tersimpan dengan aman dari bahaya apapun di dalam lingkungan gedung.

  1. Pengepakan Barang

Kegiatan pengepakan barang dilakukan untuk memastikan kondisi barang yang dikirimkan dalam keadaan baik. Pengepakan juga menjadi bagian dari manajemen warehouse.

  1. Pengeluaran Barang

Beberapa barang yang keluar dari warehouse harus dipastikan tercatat dengan detail dan rapi. Hal ini bertujuan agar sistem pengeluaran barang tertib dan efisien, sehingga memudahkan pengelolaan di dalam warehouse.

Keuntungan yang didapatkan perusahaan melalui pelaksanaan manajemen warehouse diantaranya adalah :

  1. Menghindarkan pengeluaran/budget yang tidak penting bagi perusahaan

Dengan menggunakan manajemen warehouse, perusahaan produksi akan langsung dapat menimbang dan mengelola kemungkinan besaran dana maksimal yang akan dibutuhkan oleh perusahaan selama proses produksi.

  1. Manajemen warehouse diadopsi oleh beberapa perusahaan besar

Banyak perusahaan besar yang telah sukses karena menerapkan manajemen warehouse yang tepat. Selain karena pengaturannya mudah, manajemen warehouse ini juga dijalankan dengan menggunakan metode yang berkesinambungan sehingga beberapa perusahaan besar juga akan dapat bekerja sama penuh dengan anda.

  1. Manajemen warehouse meningkatkan pengaturan dan perkembangan bisnis

Manajemen warehouse dijalankan dengan menggunakan keterampilan bagian logistik dalam perusahaan yang berkompeten di bidangnya. Intinya, manajemen warehouse mendukung peran perusahaan untuk bisa menjalankan perkembangan dan pengaturan bisnis yang baik melalui proses supply chain management.

Sumber : Ilmu Manajemen Produksi

Cara Efektif Manajemen dan Pengelolaan Inventory

Manajemen dan pengelolaan inventory

manajemen dan pengelolaan inventoryManajemen dan pengelolaan inventory – Setiap perusahaan terutama  perusahaan dagang  mereka selalu  membutuhkan persediaan barang dagangan. Persediaan tersebut  akan disimpan  dan digunakan untuk memenuhi  kebutuhan perusahaan. Persediaan kemudian   digunakan untuk    proses produksi  yang akan dijual kembali. Dengan pengolahan persediaan tersebut  maka perusahaan bisa mendapatkan keuntungan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan. Persediaan bisa berupa  bahan pembantu, bahan mentah,  barang  setengah jadi, barang jadi ataupun bisa berupa suku cadang. Sebagai bagian penting dari  perusahaan maka  persediaan atau inventory   memiliki nilai yang cukup besar terhadap   biaya operasional, perencanaan dan pengendalian persediaan.  Karena pentingnya persediaan maka  perusahaan harus membuat  manajemen persediaan yang baik agar bisa mengelola persediaan yang dimiliki.

Dalam hubungannya dengan manajemen inventory maka persediaan   dapat digolongkan menjadi  bahan baku,  bahan setengah jadi  atau bahan yang masih dalam proses dan juga barang jadi yang digunakan untuk perusahaan.

Ada berbagai cara model matematik   dipadu dengan model inventory berbasis komputer  yang telah dikembangkan untuk membantu perusahaan dalam memutuskan berapa banyak inventory maupun  kapan  inventory tersebut akan dipesan. Metode yang biasa digunakan dalam hal ini diantaranya adalah Material Requirement Planning(  MRP). Dalam hubungan beberapa inventory diatas maka semuanya akan membentuk  hubungan antara  produksi dan penjualan produk untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Setiap perusahaan atau pabrik yang memiliki beberapa persediaan, tentu mereka memiliki maksud baik untuk menambah nilai  kegunaan persediaan tersebut. Ada beberapa fungsi penting dari  persediaan  untuk pemenuhan  kebutuhan.

Berikut fungsi persediaan  dalam pemenuhan  kebutuhan perusahaan:

  • Mengurangi dan mencegah resiko  hilangnya  barang baku  maupun barang yang dibutuhkan oleh perusahaan

Dalam kasusnya makin banyak perusahaan yang menyadari bahwa   proses pengontrolan terhadap  bahan baku khususnya yang ada di gudang sangat penting.  Hal ini juga berhubungan dengan keberhasilan suatu perusahaan. Sebagian besar modal perusahaan akan tertanam dalam  bahan baku  atau persediaan sehingga  proses pengontrolan  tersebut sangat diperlukan untuk mencegah dan mengurangi resiko kehilangan bahan baku. Adanya persediaan yang cukup dalam gudang  karena pengontrolan yang tepat tentu saja membuat perusahaan menjadi mudah dalam proses produksi.

  • Mencegah   jika  terhadap barang yang  dipesan  jika tidak baik sehingga perusahaan bisa mengembalikan  barang tersebut

Kadang perusahaan  melakukan pengadaan barang yang banyak dan sering barang yang dipesan tersebut tidak sesuai dengan permintaan. Karena proses produksi tidak bisa ditunda maka adanya persediaan  akan membantu perusahaan yang kekurangan bahan akibat pengembalian sebagian bahan baku karena tidak sesuai permintaan.

  • Mencegah inflasi atau kenaikan barang

Perusahaan bisa mempresiksi kapan bahan baku  naik dna kapan bahan baku yang dibutuhkan harganya turun. Ketika   harga bahan baku di pasaran menurun,  perusahaan bisa membeli persediaan bahan baku dalam jumlah yang  besar. Bahan baku tersebut bisa digunakan  sebagai persediaan  dimana ketika perusahaan membutuhkan tidak perlu lagi membeli. Persediaan yang ada tersebut juga bisa mencegah adanya inflasi atau kenaikan harga bahan baku. Jadi ketika bahan baku mengalami kenaikan yang cepat perusahaan tidak lagi pusing untuk membeli  bahan baku.

  • Penyimpanan bahan baku yang dihasilkan   dalam musim tertentu  sehingga  bahan baku    bisa didapatkan ketika  barang tidak tersedia di pasaran

Kadang proses produksi terkendala adanya bahan baku yang  tidak tercukupi di  pasaran sementara permintaan konsumen tetap bahkan akan semakin bertambah. Perusahaan bisa saja membeli bahan baku yang dibutuhkan namun harganya jauh lebih mahal. Ketika harga jual barang tidak mampu untuk dinaikkan dan harga bahan baku semakin meningkat, mau tidak mau perusahaan tetap produksi namun dengan  keuntungan yang sangat minim.  Sebagai solusi yang tepat, saat harga bahan baku turun  perusahaan bisa membelli bahan baku yang banyak untuk proses produksi dan juga untuk disimpan dalam gudang. Proses penyimpanan bahan baku tersebut dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kekosongan bahan baku saat musim tertentu.

  1. Pengklasifikasian  Inventory

Management inventory diperlukan  perusahaan dan bisa dilakukan  dengan berbagai cara. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan cara analisa  nilai dari persediaan tersebut. Pada analisa ini  maka  persediaan dapat dibedakan menjadi  nilai investasi  yang telah digunakan pada periode  tersebut.  Persediaan dapat dibedakan menjadi  tiga kelas misalnya  kelas A, B, dan kelas C yang didasarkan  nilai persediaan. Nilai dalam klasifikasi tersebut adalah  volume persediaan  yang  dibutuhkan dalam satu peiode  atau dalam satu  tahun  kemudian dikalikan dengan harga per unitnya.

Kriteria masing-masing kelas dalam klasifikasi ABC, sebagai berikut :

  • Kelas A

Dalam klasifikasi ini maka persediaan yang memiliki jumlah atau volume  tahunan  dengan nilai rupiah yang cukup tinggi. Dalam kelas A, inventory memiliki sekitar 70% dari total persediaan sekalipun  dalam jumlah yang sedikit sekitar 20%  dari keseluruhan item yang tersedia.  Persediaan yang dimaksudkan  dalam kelas ini  membutuhkan perhatian yang lebih tingggi  dalam penggadaannya, hal ini karena  pengadaan tersebut akan berdampak  biaya yang cukup tinggi  sehingga harus dilakukan pengawasan yang  cukup tinggi.

  • Kelas B

Klasifikasi  kelas ini merupakan   penggolongan persediaan yang memiliki volume  tahunan dalam rupiah yang  menengah.  Dalam kelompok ini  inventory akan mewakili sekitar 20%  terhadap nilai persediaan tahunan maupun sekitar 30% dari jumlah  inventory. Dalam kelas ini akan  diperlukan teknik untuk pengendalian yang lebih moderat.

  • Kelas C

Klasifikasi ini merupakan penggolongan suatu barang  dengan nilai  volume tahunan  dalam rupiah yang  rendah dan mewakili sekitar 10% dari jumlah nilai persediaan.  Hal ini  terdiri dari  50%  dari jumlah nilai inventory  yang tersedia. Dalam klasifikasi ini  diperlukan suatu teknik untuk mengendalikan   secara sederhana dan hanya dilakukan sekali saja.

Dalam manajemen persediaaan harus dihindari beberapa kesalahan penetapan persediaan atau inventory yang  ada  pada perusahaan.  Bila terjadi kesalahan dalam penetapan persediaan tersebut maka akan berakibat tidak baik bagi perusahaan.

Bila penetapan inventory terlalu kecil maka  kesempatan untuk menjual produk akan hilang dan laba yang diharapkan tidak akan tercapai.  Namun ketika  management menetapkan   persediaan yang terlalu besar, hal ini bisa menimbulkan biaya yang terlalu besar sehingga laba yang didapatkan juga lebih kecil.  Bila perusahaan ingin meningkatkan laba maka mereka harus menambahkan persediaan yang ada di perusahaan tersebut.  Dalam suatu usaha, perusahaan adalah penentu  pembelian, perusahaan akan mempengaruhi ekonomi produksi, mempengaruhi pembelian maupun   memenuhi pesanan  konsumen  dengan cepat.

Sayangnya persediaan dalam perusahaan bisa merugikan perusahaan itu sendiri. Kerugian adanya persediaan tersebut diantaranya:

  • Menimbulkan biaya penyimpanan

Adanya persediaan dalam perusahaan atau pabrik mau tidak mau harus ada tempat penyimpanan tersendiri. Bila  perusahaan membeli bahan baku hanya untuk proses produksi misalnya hanya untuk sekali produksi, hal ini justru akan menambah biaya bahan baku. Awalnya  dalam satu minggu perusahaan akan berproduksi  n3 kali dan bahan baku dibeli saat proses produksi saja. Jika setiap akan berproduksi perusahaan membeli bahan baku, ada banyak biaya yang akan semakin membengkak. Pertama  adalah biaya transportasi karena dalam satu minggu akan ada biaya angkut bahan baku dari supplier sebanyak 3  x,bagaimana biaya transport dalam satu bulan?

Proses pengadaan yang hanya dilakukan saat produksi memang tidak akan menimbulkan biaya penyimpanan namun efeknya akan menimbulkan baiya transport semakin membengkak. Bila perusahaan memilih pengadaan bahan baku sebulan sekali dan selama itu ada beberapa proses produksi,  yang menjadi masalah adalah biaya penyimpanan. Tidak mungkin bahan baku dalam satu bulan tersebut hanya diletakkan diluar rumah, pastinya ada tempat tersendiri untuk menyimpannya.

  • Menimbulkan biaya pindah barang

Adanya  pengadaan barang akan menimbulkan biaya pindah barang  karena saat proses    order barang maka  perusahaan akan dikenakan biaya pindah barang oleh supplier. Biaya tersebut akan semakin   besar bila   barang  atau bahan baku yang dibeli semakin banyak. Proses pemindahan barang tersebut juga  dipengaruhi oleh  jarak pemesan dengan supplier. Semakin jauh jarak perusahaan dengan supplier maka semakin besar biaya pindah barang yang akan dikeluarkan.

  • Perusahaan harus mengembalikan modal  dalam bentuk persediaan yang telah ditanamkan

Bila perusahaan menanamkan modal dalam bentuk persediaan yang cukup banyak  maka padasuatu saat perusahaan harus mengembalikan modal tersebut dalam bentuk persediaan untuk diproses kembali. Modal dalam bentuk  persediaan yang  ada dalam perusahaan akan digunakan untuk  prosed produksi atau kegiatan operasional perusahaan. Dengan adanya proses produksi tersebut maka perusahaan bisa meningkatkan modalnya untuk mengembalikan persediaan yang  digunakan sebelumnya.

  1. Fokus Pengelolaan Persediaan

Pada perusahaan industry maka ada beberapa hal yang bisa  dilakukan untuk pengelolaan persediaan. Fokus pengelolaan persediaan tersebut akan memudahkan proses operasional dalam perusahaan. Berikut beberapa fokus dalam pengelolaan suatu perusahaan:

  • Banyaknya  inventory yang akan dipesan  pada waktu tertentu

Sebelum perusahaan  memanfaakan inventory  maka   akan dilakukan pertimbangan bahwa inventory tersebut  harus dipertimbangkan berapa banyak yang akan diolah  oleh perusahaan. Menghitung banyaknya persediaan yang  dibutuhkan perusahaan sangat tepat karena untuk menghindari adanya inventory yang tidak terpakai di gudang. Penimbunan inventory yang terlalu banyak akan mengurangi profit yang diinginkan perusahaan.

  • Banyaknya inventory  yang harus disimpan pada waktu tertentu

Perhitungan selanjutnya mengenai inventory adalah berapa banyak inventory  yang akan disimpan dalam gudang. Mengingat bahwa penyimpanan inventory yang terlalu banyak di gudang akan menimbulkan kerugian maka sangat penting bagi perusahaan untuk   mengatur berapa banyak inventory yang akan disimpan dalam gudang agar tidak menimbulkan kerugian yang besar.

  • Waktu yang tepat untuk memesan  inventory

Bagian pengadaan harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk pemesanan inventory. Jangan sampai ketika proses produksi inventory yang dibutuhkan telah habis  sehingga proses produksi dihentikan. Jika proses produksi dihentikan maka perusahaan tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar dan ini bisa menimbulkan kerugian bagi perusahaan sendiri. Ketika perusahaan tidak mampu memenuhi    permintaan pasar maka perusahaan lain akan masuk pada pasar bersangkutan  untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan produk yang sama.Untuk mencegah hal itu maka sebelum inventory habis perusahaan harus menyediakan  sejumlah yang dibutuhkan  untuk proses produksi sebelumnya.

  1. Pengelolaan persediaan

Persediaan yang dibeli oleh perusahaan tentu saja  digunakan untuk  proses produksi, manajemen inventory dalam hal ini tentu sangat dibutuhkan agar  bisa menghasilkan output yang diharapkan.  Perusahaan juga memiliki beberapa alasan mengapa mereka harus  produksi.  Pengelolaan persediaan   adalah bagian utama dari perusahaan manufactur atau industry,seperti pabrik, laba yang didapatkan adalah dari proses produksi barang  yang dilakukan secara terus menerus. Bila proses produksi dihentikan   perusahaan akan kesulitan  untuk pemenuhan  balas jasa kepada karyawannya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk proses pengelolaan inventory, pengelolaan bisa  dilakukan menjadi barang setengah jadi hingga menjadi barang jadi yang siap dijual dipasaran.

Beberapa   tujuan  pengelolaan produksi diantaranya adalah:

  • Menyediaan produk yang dibutuhkan perusahaan untuk menunjang semua aktivitas dalam perusahaan  tersebut
  • Mendapatkan laba yang besar sehingga perusahaan bisa meningkatkan modal dan  kesejahteraan karyawan
  • Mampu bersaing dengan perusahaan lainnya dalam pangsa global

Manajemen inventory juga erat kaitannya dengan beberapa biaya yang harus dikeluarkan  perusahaan yang berhubungan dengaan persediaan tersebut. Beberapa   biaya yang berhubungan dengan persediaan diantaranya adalah:

  1. Biaya untuk menyimpan persediaan

Biaya penyimpanan inventory ini meliputi beberapa hal diantaranya adalah biaya pemeliharaan barang yang ada di gudang, biaya sewa  gudang,  pajak dan asuransi serta biaya modal yang ditanamkan dalam inventory tersebut. Biaya penyimpanan persediaan barang tersebut dapat diukur  dengan  persentase tertentu dari  nilai rata-rata inventory maupun berdasarkan biaya per unit dati inventory yang disimpan tersebut.

  1. Biaya penggadaan  inventory

Pengadaan inventory suatu perusahaan sangat diperlukan bukan hanya untuk proses  produksi namun juga digunakan sebagai stock ketika barang tersebut tidak  atau telah habis di pasaran. Dalam  hal biaya penggadaan  barang tersebut ada beberapa biaya yang  termasuk didalamnya.

Biaya yang termasuk dalam biaya pengadaan barang diantaranya adalah:

  • Biaya saat proses pemesanan inventory

Saat inventory dipesan perusahaan juga kan mengeluarkan beberapa biayal,seperti mereka harus membayar uang muka pembelian kepada supplier atau  membayar biaya angkut barang hingga sampai ke tangan perusahaan.

  • Biaya pengiriman inventory yang diminta

Biaya pengiriman inventory bisa dibayar saat   barang sampai ditempat atau saat awal pemesanan.  Biaya pengiriman inventory ini   tergantung dari jarak tempat supplier dengan pemesan dan juga berapa banyak barang yang diminta  pemesan.

  • Biaya penerimaan inventory

Inventory  yang diterima akan  dibayar seluruhnya kepada supplier, pembayaran bisa dilakukan saat barang sampai di tempat pemesan. Kadang  biaya penerimaan  inventory tersebut disertai oleh biaya angkut yang sudah ditetapkan.

  • Biaya pembayaran inventory yang dipesan kepada supplier

c.Biaya kekurangan inventory

Bila suatu perusahaan telah melakukan pengadaan barang  dan digunakan untuk proses produksi namun inventory yang dibutuhkan berkurang,  perusahaan tersebut bisa melalukan re order atau  mengeluarkan biaya kekurangan inventory.  Pemasanan ulang ini juga dilakukan untuk mengisi kembali gudang  inventory yang telah kosong.  Persediaan tambahan tersebut juga  digunakan untuk  mengatasi perubahan atau inflasi  penjualan maupun keterlambatan pengiriman barang.  Biaya kekurangan inventory ini sebenarnya bsia dicegah dengan melakukan pemesanan  melebihi dari  kebutuhan produksi. Dalam proses penyimpanan barang  akan diusahakan untuk penyimpanan barang yang lebih banyak. Kelebihan inilah nantinya akan digunakan untuk menggantikan kekurangan  inventory pada perusahaan bersangkutan.

Dalam kasus sehari-hari yang dilakukan oleh manajer produksi untuk mengatur inventory dalam perusahaan, maka sangat baik dilakukan pengecekan terhadap barang yang dibeli atau sebelum  pengadaan barang tersebut. Stock opname yang dilakukan pada akhir bulan inilah yang   sangat membantu dalam     proses inventory manajemen perusahaan.  Pihak pengadaan barang  harus bisa memperkirakan berapa banyak barang atau bahan baku yang akan digunakan salam satu bulan untuk proses produksi,. Bahan baku  harus sesuai dengan kebutuhan produksi dan lebih baik ditambahkan daripada perusahaan harus kekurangan bahan baku untuk produksi.

Sumber : Ilmu Manajemen Produksi